4Hidangan lebaran dan halal bihalal hari2 ini seingkali tinggi sekali lemak dan kalori (opor, rendang dll) serta amat manis seperti kue2 lebaran. Bila tidak berhati-hati maka tentu dapat mengganggu kesehatan. Di sisi lain, rasanya "sayang" juga kalau tidak menikmati hidangan yang ada. Berikut disampaikan lima tips yang mungkin dilakukan untuk mengantisipasinya. 1. Sesuai Hadis Nabi, maka berhentilah makan sebelum kenyang. Artinya, tetap boleh makan , tapi jangan berlebihan.Jangan makan dengan porsi besar sekaligus, sebaiknya konsumsi porsi kecil tapi lebih sering. 2. Perbanyak makan buah dan sayur. Selain untuk mengimbangi agar tidak makan lemak terlalu banyak, maka memang secara umum konsumsi biah dan sayur kita masih rendah. Penelitian Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) menunjukkan Konsumsi sayuran dan buah penduduk kita sangat rendah, yaitu 91 g per hari, hanya sekitar setengah dari konsumsi masyarakat Thailand dan Filipina, atau seperlima dari konsumsi masyarakat Singapura yang sebesar 518 g. Jumlah konsumsi masyarakat Indonesia ini masih jauh dari anjuran konsumsi sayur dan buah yang sebanyak 5 porsi sehari. 3. Jangan makan kue yang manis berlebihan, karena terlalu banyak kalori dan juga meningkatkan risiko gangguan metabolisme gula dll. Data Balitbangkes, secara umum hasil penelitian tahun 2014 menunjukkan bahwa 4,8% penduduk Indonesia mengkonsumsi gula lebih 50 gper orang per hari, artinya lebih berrisiko untuk kesehatannya. Kalau dilihat dari jenis kelaminnya, ‎6,4 % pria dan 3,1% mengkonsumsi gula lebih dari standar yang ada. Yang terbanyak dikonsumsi adalah gula putih/gula pasir (13,6 gram/orang/hari).  Gula  pasir dikonsumsi oleh sebagian besar penduduk Indonesia (66,6%), diikuti  oleh bahan makanan lain, permen dan coklat dengan kisaran antara 2,3 sampai 2,8 persen dan sirup (1,2%). 4. Selalu ingat bahwa jika memakan makanan dengan kandungan lemak yang tinggi akan meningkatkan kalori berlebihan. Bahkan bukan di saat lebaran , di hari2 biasa, data penelitian Balitbangkes menunjukkan bahwa 33 % pria dan 22,7% wanita mengkonsumsi lemak lebih dari standar Peraturan Menteri Kesehatan RI. 5. Karena konsumsi lemak dan gula meningkat maka sangat dianjurkan bahwa pada hari-hari ini kita perlu meningkatkan olahraga, sebagai penyeimbang. Bagus kalau bisa dilakukan pagi atau sore hari, selama 30 menit. Sebagai penutup saya sampaikan pola gizi seimbang sbb : Karbohidrat 50 %dari Asupan Total Kalori Tubuh Lemak 30 % dari Asupan Total Kalori Tubuh Protein 10 - 20 % dari Asupan Total Kalori Tubuh Buah-buahan dan sayur. Mau makan enak dan sehat ? Hanya di Dapur Solo Hj. Indrat Sumber : litbang.depkes.go.id

Pesan Sekarang